Senin, 12 Desember 2011

Kamus hotel di Departemen Food and Beverage

Kamus hotel di Departemen Food and Beverage

A’la Carte : Jenis menu dimana masing-masing hidangan mempunyai harga sendiri-sendiri.

Bain – Marie : Alat untuk memanaskan/menghangatkan makanan yang menggunakan listrik dengan perantara air panas.

Barquette : Kue berbentuk seperti perahu yang terbuat dari adonan.

Beaujolais : Arak anggur merah ringan, berasal dari daerah Burgundy di Perancis.

Beer : Minuman yang terbuat dari biji-bijian (malt) yang difermentasi dan distilasi (suling).

Blending : Mencampur bahan yang cair dengan yang keras.

Buffet : Prasmanan.

Butter knife : Pisau roti atau pisau mentega.

Butter Spreader : Pisau untuk mengoles mentega.

Byo (Bring Your Own) : istilah yang ada pada liquor, di mana konsumen dapat membawa minuman sendiri dari luar.

Canape : Irisan roti yang dipotong dalam berbagai variasi bentuk dan dihias. Cold canape disajikan saat buffet atau makan siang atau dengan cocktail atau aperitive, hot canape disajikan sebagai entrée.

Canning : Proses pengawetan makanan dalam kaleng.

Cellar : Gudang tempat penyimpanan anggur.

Chef : Kepala juru masak/Kepala koki.

Chef de rang : Petugas restoran untuk French service.

Clear up : Mengambil peralatan makan yang sudah tidak dipergunakan.

Cocktail : Minuman ->  campuran minuman beralkohol. Makanan -> campuran dari beberapa macam buah yang diberi air gula atau campuran dari beberapa makanan/hidangan hasil laut yang diberi saus.

Cocktail : Campuran minuman yang dibuat menurut macam-macam resep dan mengandung liqueur, syrup, dan bumbu-bumbu lain. Ahli membuat cocktail Barmen mematenkan kreasinya seperti Manhattan, Bloody Mary, dan lain-lain. Kata cocktail juga digunakan dalam cookery untuk mendeskripsikan variasi cold hors d’oeuvres, seperti prawn cocktail, lobster cocktail, fruit cocktail. coffee shop Kedai kopi.

Condiments : Penyedap makanan, seperti: garam, merica, sambal, kecap, saus tomat, makanan pendamping (contohnya: soto, bubur, dll.), bumbu penyerta untuk makan.

Continental : Sarapan pagi yang ringan, yang berisi jus breakfast atau buah, roti serta kopi.

Convention : Pertemuan besar dari sebuah asosiasi atau partai politik.

Cream Soup : Soup yang dibuat dari béchamel sauce yang dikentalkan dengan tepung, ditambah fresh cream. Komposisi bahan dasar dapat berupa sayuran, nasi barley, shelfish, atau unggas.

Curring : Proses pengawetan untuk daging dan ikan.

Cutlery : Alat makan seperti pisau, sendok dan garpu.

Cutting : Pemotongan bahan.

Demi Glace : Saus yang dibuat dari brown sauce yang dipanaskan hingga kandungan/kadar airnya berkurang/menyusut.

Dessert : Hidangan penutup.

Dessert Knife And Fork : Pisau dan garpu hidangan penutup.

Dessert plate : Piring kecil.

Destination : Daerah tujuan wisata/objek wisata yang memiliki daya tarik khusus.

Dicing : Memotong makanan menjadi bentuk lebih kecil dan teratur.

Dinner knife and fork: Pisau dan garpu makan utama.

Dinner plate : Piring besar.

Draught Beer : Bir yang disajikan langsung dari tong bir bukan dari botol/gelas.

During operation : Restoran mulai buka.

Festonner : Makanan Perancis yang ditata atau dihias dengan tatanan festaan, ditata mengelilingi pinggiran piring hidangan. Ini adalah hiasan yang ditambahkan di piring hidangan dan jarang pada makanan. Hiasan dapat menggunakan crouton, irisan aspic, irisan jeruk nipis, dan lain-lain.

Fillet : Potongan utuh, tipis, panjang tanpa tulang dan kulit. Pada Sirloin biasa dibagi 3 bagian, yaitu head fillet yang digunakan untuk hidangan ”chateaubriand”, middle fillet untuk fillet steak, dan fillet tail.

Flambee : Proses memasak secara langsung di depan tamu dengan memakai minuman alkohol (brandy).

Flute : Salah satu jenis gelas yang berkaki untuk menyajikan sparkling wine (champagne).

Frappe : Jenis makanan yang disajikan di atas es serut dan bisa juga jenis minuman cocktail yang atasnya ditaburi dengan es serut.

Freezing : Proses pembekuan makanan.

Frying : Proses memasak makanan di dalam minyak panas.

Functions : Kegiatan-kegiatan yang melibatkan atau mengundang banyak orang yang diselenggarakan di suatu tempat/ball room besar, seperti: pesta, seminar, dsb.

Gaillac : Minuman yang berasal dari Perancis terbuat dari dua jenis,cairan, yaitu merah dan putih (wine) dari fermentasi anggur.

Garnish : Hiasan makanan.

Garniture : Penghias makanan.

Gendarme : Nama Perancis yang terkenal untuk ikan laut yang diasinkan karena ikan menjadi kaku atau keras jika dikeringkan dan diasap. Nama ini juga diberikan pada sausage (daging cincang) yang berasal dari Swiss (disebut Lanajager), tetapi juga terkenal di Jerman dan Australia. Bentuknya rectange(bentuk dengan empat sisi sudut yang sama), dibuat dari daging beef dan lemak daging babi, yang dikeringkan, diasap, dan dimakan mentah atau dimasak.

Glass Ware : Peralatan makan dan minum terbuat dari bahan gelas.

Gratinated : Sayuran yang akan dimasak disusun dalam tempat yang telah diolesi mentega. Ditutup dengan bechamel, keju, dan mentega yang dipanaskan.

Gratinating : Memasak dengan menggunakan salamander atau oven dimana api berada di bagian atas. Maksud dari gratinating selain untuk memasak makanan juga untuk memberikan warna pada permukaan makanan atau untuk menghasilkan pengulitan (crust) pada permukaan makanan.
Greek Coffee : Jenis kopi, bisa manis, pekat, dan berkadar tinggi yang disajikan dengan memakai cangkir kecil beserta tatakannya.

Groom : Merapikan penampilan; personal grooming: penampilan diri yang sesuai dengan standar yang
berlaku di tempat kerja.

Groceries : Bahan makanan yang tidak mudah rusak, bahan-bahan ini disimpan lama tanpa memerlukan adanya fasilitas kamar dingin, dan keadaannya umumnya kering. Contoh bahan-bahan yang termasuk groceries adalah tepung, gula, beras, cereals, garam, dan lain-lain.

Guest napkin : Serbet makan.

Gueridon : Kereta dorong yang dipakai untuk mempersiapkan makanan di restoran atau di dining room.

Gueridon Service : Pelayanan di restoran/dining room dengan memakai kereta dorong untuk menyajikan makanan dan minuman kepada tamu.
Hollandaise : Saus yang dibuat dari campuran kuning telor, mentega, jus lemon, cuka atau white wine.

Hot dessert : Makanan yang dihidangkan sesudah main course, cirinya mempunyai rasa manis, memberikan kesegaran, dan dihidangkan pada saat panas.

Hot appetizer : Makanan yang dihidangkan panas, disajikan sebelum keluarnya hidangan utama (main
course) sebagai pembangkit selera makan yang mempunyai rasa gurih

Hors d’ouvre plate : Piring makanan pembuka.

Ice Bucket : Termos es.

Irish Coffee :Kopi yang dibuat dengan menggunakan whisky ditambah dengan whipped cream dan atasnya ditaburi dengan gula merah.

Italian Dressing : Saus untuk salad yang terbuat dari campuran minyak, cuka, dan bumbu.

Jambalaya : Hidangan terkenal dari New Orleans, diinspirasi dari Paella Spanyol, dibuat dengan nasi yang sangat pedas, ayam dan daging ham. Bahan-bahan lainnya dapat ditambahkan seperti saus, merica, tomat, lobster, atau oysters.

Jam pot : Wadah kecil yang terbuat dari kaca, porselin tutupnya mempunyai bukaan kecil untuk sendok dan biasanya terbuat dari kayu. Ini digunakan untuk menyajikan selai saat sarapan atau minum teh.

Kilpatrick : Saus yang berisi hidangan kerang (oyster). Saus yang terbuat dari campuran daging babi asap, saus tomat, Worcestershire saus/L + B disajikan panas di atasnya. king size bed Tempat tidur kira-kira 78 inchi sampai 80 inchi.

Laksa : Macam-macam sup dari Asia Tenggara berisi hidangan laut atau ayam, mi, beras dan berbumbu kunyit.

Liqueurs : Minuman beralkohol kadar rendah, rasanya Cenderung manis dan beraroma buah dan rumput.

Main course : Adalah makanan pokok yang disajikan setelah makanan sup atau dapat disebut juga makanan atau grup makanan yang disajikan pada saat yang sama atau dimakan pada waktu yang sama. Biasanya disajikan berurutan dengan memberikan waktu yang cukup untuk menikmati hidangan tersebut, kemudian hidangan berikut disajikan.

Malt Whisky : Salah satu jenis Scotch Whisky yang terbuat dari Malt Barley dan disuling dalam pot penyulingan.

Menu : Daftar makanan dan minuman yang telah ditetapkan dan dijual kepada tamu.

Menu Degustation : Daftar makanan dan minuman dalam porsi kecil yang telah ditentukan dan disiapkan untuk contoh atau percobaan.

Moctail : Salah satu jenis minuman tidak beralkohol dan merupakan minuman campuran/cocktail.

Molton : Alas saji.

Nachos : Keripik jagung yang disajikan dengan kacang merah digiling, tomat potongan kecil, keju parut dan di atasnya diberi krim asam kental dan alpukat. Makanan ini khas dari Mexico.

Napkin : Serbet makan.

Omelette : Yaitu salah satu hidangan makanan pagi berupa olahan telur yang dikocok dan ditambah sayuran, keju, maupun olahan daging yang kemudian digoreng, biasanya berbentuk bulan sabit, serta disajikan plane atau disertai accompaniment.

One dish meal : Yaitu hidangan sepinggan dalam satu porsi makanan telah lengkap mengandung sayuran, karbohidrat daging, dan penyajiannya cepat.

Pantry : Tempat/ruangan untuk menyimpan alat-alat tembikar atau ruangan mempersiapkan hidangan pembuka atau hidangan dingin. Dapur kecil yang multifungsi setiap hari.

Petit Four : Kue atau biskuit kecil-kecil yang disajikan untuk hidangan pembuka atau disajikan pada saat rehat kopi.

Pizza : Makanan yang terbuat dari adonan roti yang berbentuk seperti piring sebagai dasarnya dan bagian atasnya ditaburi dengan tomat, keju, rempah-rempah, dan macam-macam daging, sosis, sayur dan hidangan laut.

Poisson : Hidangan ikan. polimark solvent Solvent untuk mesin polymark.

Pre operation : Persiapan kegiatan di restoran.

Preparing : Persiapan.

Safety Regulation : Undang-undang/peraturan kesehatan.

Salad : Hidangan yang berasal dari bahan makanan yang segar dengan sauce yang berasa asam.

Salad dressing : Saus yang mendampingi hidangan salad.

Salamander : Oven dengan menggunakan api atas untuk memberi warna coklat pada permukaan hidangan.

Saucier : Jenis-jenis saus panas seperti white sauce, butter sauce, brown sauce.

Saute : Menumis dengan minyak panas sedikit dengan cara diaduk.

Scale : Timbangan.

Season : Memberi bumbu pada hidangan.

Shallot : Bawang merah.

Shallow frying : Menggoreng daging, ikan dan unggas dengan menggunakan minyak sedikit.

Sieve : Menghaluskan dengan saringan.

Skewer : Tusuk sate dari bamboo atau logam.

Skim : Mengangkat kotoran lemak atau minyak pada sop dan stock.

Slice : Potongan bahan makanan berbentuk tipis, lurus, dan rata.

Slurry : Adonan yang tingkat kekentalannya encer.

Set Menu : Daftar makanan dan minuman dari hidangan pembuka sampai hidangan penutup dalam satu harga dan tidak ada pilihan.

Side Table : Meja yang dipakai meletakkan piring dan gelas dan juga untuk meletakkan sementara makanan dan minuman sebelum disajikan ke tamu.

Silver Service : Tipe pelayanan yang menggunakan piring oval (perabotan dari perak), langsung disajikan di depan tamu atau di atas meja.

Sirloin : Bagian daging sapi yang paling empuk, yang diambil dari bagian has luar untuk hidangan steak.

Sommelier : Pramusaji yang ahli dalam menjual dan melayani wine (minuman anggur) di restoran atau di dining room.

Sous Chef : Asisten dari kepala juru masak.

Spaghetti : Hidangan sejenis mi dari Itali yang bentuknya panjang bulat.

Spice : Rempah-rempah yang beraroma dan dipakai untuk penyedap makanan.

Spirit : Minuman yang mengandung/berkadar alkohol tinggi.

Squeeze : Teknik memeras pada buah-buahan.

Standing buffet : Tamu menikmati hidangan secara berdiri.

Steam : Memasak dengan menggunakan uap panas (mengukus).

Stew : Prosedur memasak dengan menggunakan cairan (kaldu/sauce) dengan perbandingan sama dengan
bahan utama. Contoh: Brown Lamb Stew, stewed Coco.

Sugar Work : Dekorasi yang terbuat dari larutan gula.

Sunny side up : Telur mata sapi.

Supreme sauce : Saus dasar veloute sauce yang ditambah cream dan butter, serta lemon juice.

Sweet Dough : Adonan manis.

Table D’hote : Daftar makanan dan minuman dari hidangan pembuka sampai hidangan penutup, yang terdiri dari 2 s/d 3 pilihan hidangan untuk tiap jenisnya dengan 1 harga.

Table-Linen : Taplak meja yang terbuat dari bahan kain.

Table-Napkin : Serbet makan yang terbuat dari bahan kain yang dipakai oleh tamu di restoran.

Table set up / Table setting: Penataan meja.

Table-Wine : Arak anggur (putih dan merah) yang murah untuk diminum atau dimasak.

Tenderloin : Bagian daging sapi yang paling empuk yang diambil dari bagian has dalam untuk hidangan steak.

Teppanyaki : Proses memasak daging, ikan, sayuran langsung di depan tamu dengan memakai meja grill.

Toast : Roti panggang.

Tonic Water : Jenis air mineral rasanya kina, tidak beralkohol yang dipakai sebagai campuran minuman cocktail.

Torten : Kue yang dibuat dari potonganpotongan kue yang dilapisi oleh cokelat, buah-buahan atau kacangkacangan.

Tortillas : Sejenis pancake yang terbuat dari jagung yang diisi dengan daging sapi atau ayam dan bawang bombay yang disajikan dengan dengan selada, alpukat, salsa, dan krim asam.

Trade Show : Penyelenggaraan pameran perdagangan skala besar yang terdiri dari berbagai perusahaan yang bermaksud meluncurkan maupun menjual produk yang dihasilkan.

Trimming : Sisa hasil potongan sayuran yang tidak terpakai lagi.

Tureen : Tempat untuk memanaskan atau menghangat hidangan sup dan dipakai pada saat jamuan prasmanan.

Turkish Coffee : Jenis kopi pekat dan berkadar tinggi terkenal dari Turki.

Underliner : Alas atau dasar hidangan dengan menggunakan sayuran berupa daun.

Vodka : Jenis minuman keras yang terbuat dari biji-bijian atau kentang dari Uni Soviet atau Eropa Utara.

Waiter : Orang yang menyajikan makanan/minuman di rumah makan / pramusaji.

Water goblet : Gelas berkaki untuk air putih.

Whisky : Jenis minuman keras yang terbuat dari fermentasi tanaman biji-bijian seperti: jagung, gandum.

Wine : Minuman beralkohol yang terbuat dari hasil fermentasi buah anggur dan distilasi buah anggur.

Wine List : Daftar minuman anggur.

Yum-Cha : Jenis makanan kecil seperti Dim Sum, ada yang digoreng atau direbus.

Zuppa : Jenis sop dari Itali dengan rasa asin atau manis.

1 komentar: